Senin, 22 Juli 2013

[REVIEW] Dreadfully Deadly History #unforgotTEN

"...masukkan pengait ke lubang hidung jenazah dan dorong pengait ke arah otak. Pengait akan memutus jaringan otak dan kau bisa menarik keluar otak tersebut melalui lubang hidung..." (page 7)

Judul: Dreadfully Deadly History
Penulis: Clive Gifford
Penerjemah: Endang Sulistiyowati
Ilustrator: Andrew Pinder
Penerbit: Gagas Media
Tahun: 2013
Halaman: 223
ISBN: 978-979-780-618-7
I rate it 3.5/5stars

Dilihat dari covernya, buku ini terlihat sedikit menakutkan. Yaelah tengkorak pake jubah gitu gimana aku ga takut. #MentalTempe Agak bingung juga kenapa aku bisa-bisanya tertarik baca buku ini, padahal baru buka halaman-halaman awal aja udah jiper. Err.. lebih tepatnya jijik, sih.

Dreadfully Deadly History adalah buku non-fiksi yang di dalamnya terdapat berbagai fakta mengenai kematian, penyakit, dan bencana yang terjadi di dunia dari jaman sebelum masehi sampai sekarang. Beberapa fakta di buku ini ada yang bikin merinding disko. Jadi kalau kalian merasa punya tekanan darah tinggi, nafsu yang kuat untuk membunuh dan membuktikan fakta seram, atau takut sama kematian, silahkan lempar buku ini jauh-jauh dari hadapan kalian sebelum kalian terkena efek samping berikut muntah-muntah dan phobia darah. #Lebay

Selain fakta-fakta tadi, di buku ini juga terdapat berbagai macam tips; cara membuat mumi (ini yang bikin jijik, untung aja aku udah buka puasa pas bacanya, jadi nggak takut puasa batal kalau-kalau nanti khilaf muntah), cara mengecek seseorang penyihir atau bukan, cara memastikan orang sudah benar-benar mati, bahkan ada juga cara untuk membuat roti kematian! Eh, cara buat rotinya mudah, lho. Aku pengin sih coba buatnya, tapi.. malas! Maunya langsung makan aja huahaha. *keselek cendol*

Untuk memperlengkap suasana yang cukup bikin meriang, buku ini juga menyajikan beberapa misteri pembunuhan yang penyebab atau keanehannya masih dipertanyakan. Contohnya misteri kapal layar Amerika, Mary Celeste, yang konon disebut kapal hantu. Kapal ini mengapung di Samudera Atlantik masih dengan penglengkapan kapal lengkap, bahan makanan juga masih cukup, everything's alright pokoknya. Tapi, yang bikin aneh itu semua kru kapalnya hilang. Dibunuh? Nggak mungkin pembunuhnya pulang tanpa bawa harta. Kekurangan makanan? Nggak mungkin juga. Lalu.. mereka kemana? *diam-diam niup tengkuk pembaca ripiu biar pada merinding* :p

Seluruh fakta di buku ini disampaikan dengan santai oleh Mas Gifford. Aku sampai nyeletuk, "ya ampun, nih orang kayak nggak ada dosa aja nyampein fakta gila sesantai ini." *geleng-geleng kepala* Lupakan sebagian omonganku di awal tadi! Buku ini memang cukup bikin bulu kuduk berdiri (lebih karena jijiknya mungkin), tapi beberapa bagian di buku ini lumayan bikin kotak tertawa aktif. Buku ini juga disertai dengan ilustrasi lucu-lucu. Jadi, ngebacanya nggak ngebosenin. Pinter juga nih orang nyampein sort-of-old-history sambil nampilin ilustrasinya. Ngebacanya asyik! :D

Sayangnya, ada beberapa kalimat cacat di buku ini; judul yang katanya '10 tanda blablabla', tapi pas dibaca, ada poin yang hilang satu. Ada juga kalimat yang hilang sepenggal. Dan satu lagi yang bikin kesal itu misalnya ada kalimat "lihat halaman blablabla" tapi pas aku lompat ke halaman blablabla, apa yang dibicarakan terkadang nggak nyambung sama sekali. Entah itu perasaan aku doang atau emang beneran doi salah nulis halaman, I don't know, yang jelas aku ngerasa emang nggak ada korelasi halaman 'itu' sama halaman 'ini' yang dimaksud. Kan sayang banget, tuh, buku bagus tapi tipografinya fatal sampai ada kalimat yang hilang dst. :(

But, this book is a fun read! Nambah pengetahuan, iya. Menghibur, iya. Bikin kepengin muntah juga iya huehehe. :p Yang suka sejarah tapi masih pengin ngerasain a 'lil bit fun aku rekomendasiin baca buku ini!

Thankyou Gagas! Keep publishing nice book! Dan please.. usahain jangan ada typo lagi ya. *senyum cantik* Semoga tetap sukses! :))

2 komentar:

  1. eh itu kapal hantu yg difilmin bukan sik, Ghost Ship kalo ga salah judulnya. ini terjemahan, ya, Lin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kali yak, aku belum pernah nonton, takut ga berani ke kamar mandi sendiri. (?) Yup, terjemahan huehehe. :)

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...