Kamis, 09 Mei 2013

[REVIEW] Berjuta Rasanya


Judul: Berjuta Rasanya
Seri: Berjuta Rasanya #1
Penulis: Tere Liye
Penerbit: Mahaka
Tahun: 2012
Halaman: 205
ISBN: 978-602-9474-03-9
I rate it 3/5 stars

Mengulas buku mengenai kumpulan cerpen berbeda dengan mengulas novel. Bingung gimana caranya. Should I describe every stories in this book? Or should I just tell you about my fave? Nah, lho.. ini malah ujung-ujungnya curhat tentang menulis-review-kumpulan-cerpen. -_-

Tema dalam kumcer ini sederhana, layaknya buku-buku Tere Liye yang lain. Beberapa cuman cerita biasa yang disampaikan secara sederhana dan meninggalkan kesan biasa, dan ada pula yang meninggalkan kesan luar binasa.

Kebanyakan meninggalkan kesan biasa, tapi aku masih suka aja bacanya. Ada kisah yang berjudul Bila Semua Wanita Cantik. Cerita yang biasa, namun maknanya sungguh mendalam. Bayangin aja kalau semua cewek cantiknya setara. Damaikah dunia? Atau malah kacaukah dunia?

Ada pula cerita yang kubaca sekali lewat saja seperti Cintanometer, LOVE Ver 7.0 & MARRIED Ver 9.0. Sampai sekarang aku masih belum mengerti poin dari kisah yang saling berhubungan tersebut. Anyone can explain? Kok aku merasa otakku cetek banget.. -_-

Ada juga cerita yang berjudul Harga Sebuah Pertemuan yang agak mistis dikit dan sukses buat aku geleng-geleng kepala. Ckck tuh orang tega banget, sumpah! Demi ketemu sama cowok, rela berbuat sedemikian buruknya~

Kisah yang menjadi favorit yang nggak bakal pernah bosan kubaca dan meninggalkan kesan yang dalam *lebay* adalah Kupu-Kupu Monarch sama Pandangan Pertama Zalaiva. Sampai sekarang dua kisah itulah yang kuingat secara jelas, mungkin karena kubaca lebih dari sekali ya huahaha. XD

Istri Fram berkata lirih, tertahan, “Aku tidak ingin cintanya kembali karena dia merasa berhutang budi.”

*tisu mana tisu? Ambilin tisu!!!* :'(

Yang bikin aku jatuh cinta sama dua kisah itu adalah.. ada twist-nya. Itu cerpen, lho. Jarang-jarang aku nemu twist begitu. Selain twist yang bikin aku geleng-geleng dan ngangap, dua kisah ini juga berhasil buat aku terenyuh. Pengin banget meluk istri Fram. Pengin banget meluk Zalaiva. Convince istrinya Fram kalau someday she deserves rewards. Cintanya ke sang suami itu besar banget! And tell Zalaiva that everything’s alright. She deserves happiness. Both of them deserve happiness. :’)

You know what? Saking jatuh cintanya aku sama Kupu-Kupu Monarch, aku langsung googling. Dan tambah terenyuh pas tahu gimana perjuangan generasi keempat kupu-kupu Monarch dalam meneruskan generasi kupu-kupu cantik itu. Emang sih agak aneh aku nyama-nyamain kupu-kupu Monarch asli sama kisah di buku ini. Mungkin kesamaannya ada pada perjuangan istri Fram itu ya, CMIIW. Yah.. namanya juga penasaran. Aku kan pengin tahu kupu-kupu Monarch itu gimana. Ternyata bukan sekadar telur-ulat-kepompong-kupukupu. :D

Recommended! :))

2 komentar:

  1. Aku dah baca tapi belum di review. Buku yang recommended memang

    BalasHapus
    Balasan
    1. males ya mau buat review? *sotoy* Hihihi sama. Aku juga. -_-

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...