Rabu, 11 April 2012

[REVIEW] Sunshine Becomes You

Judul : Sunshine Becomes You
Penulis : Ilana Tan
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2012
Halaman : 432
ISBN : 978-979-22-7813-2

"Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kaupercayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku."
-Mia Clark (page 429)

Alex Hirano rasa hari itu adalah hari sialnya. Tangan kirinya terkilir. Dia tidak bisa bermain piano selama dua bulan, atau hingga tangannya sembuh. Padahal, minggu depan dia harus konser. Dia kesal. Gadis itu telah membuatnya celaka. Siapa namanya tadi? Mia Clark? Berani-beraninya dia menunjukkan batang hidungnya di hadapan Alex, sedangkan gadis itu sudah membuatnya cacat. Alex terlalu takut berada di dekat gadis itu. Ia tidak mau gadis itu nantinya malah mematahkan tangan kanannya, atau bahkan kedua kakinya. Gadis itu benar-benar mimpi buruk. Dan Alex benar-benar berpikir bahwa gadis itu adalah malaikat kegelapan.

Mia Clark tak henti-hantinya minta maaf pada Alex atas apa yang telah diperbuatnya meskipun tatapan Alex yang tajam dan dingin itu selalu membuatnya ingin kabur saat itu juga dari tempatnya berdiri. Dia menawarkan Alex bantuan. Menjadi supir Alex, membukakan pintu apartemen Alex, dan bersedia menuruti apa saja yang diinginkan Alex. Tapi Alex tidak mau dekat-dekat gadis itu. Dan akhirnya, Mia Clark menyerah. "Yang penting aku sudah minta maaf dan aku tidak perlu merasa bersalah lagi." Begitu katanya kepada Alex. Tapi, sebelum Mia benar-benar pergi, Alex bersedia dibantu. Dan ia menganggap Mia adalah pesuruh dan pengurus apartemen Alex.

Mia lebih banyak menghabiskan waktunya di apartemen Alex. Setiap pagi membuatkan kopi untuknya. Begitu juga makanan. Hingga waktu yang diluangkan Mia di Small Steps berkurang. Adik Alex, Ray Hirano terkejut ketika baru menyadari Mia Clark berada di apartemen Alex. Bagaimana pun, Ray mencintai Mia. Dia tidak mau Mia dekat-dekat dengan kakaknya. Dia tidak mau sesuatu terjadi pada Mia. Alex kan masih kesal dengan gadis itu.

"Jiwa dan ragamu berubah mengenaskan seperti ini gara-gara Mia tidak menjawab teleponmu?" -Karl to Alex (page 279)

Waktu membuat segalanya berubah. Alex mulai meragukan kekesalannya terhadap Mia ketika malaikat kegelapannya itu tertawa. Dan Mia juga tidak tahu mengapa jantungnya berdetak dua kali lebih cepat  dari seharusnya saat melihat Alex tersenyum tulus padanya untuk pertama kalinya.

Tapi, Alex tidak pernah mengaku. Dia selalu menggunakan kopi buatan Mia sebagai alibi.

"..Karena aku membutuhkan... kopimu. Aku sangat membutuhkan kopimu." -Alex Hirano
"Kau memang menyedihkan. Apa jadinya kau tanpa aku?" -Mia Clark
(page 299)

Ini kisah yang terjadi di bawah langit New York. Tentang harapan yang muncul di tengah keputusasaan. Tentang impian yang bertahan di antara keraguan. Dan tentang cinta yang memberikan alasan untuk bertahan hidup.
***
Aku harap aku akan menangis girang, berbunga-bunga, atau malah membayangkan padang rumput yang luas disertai bunga-bunga cantik tepat di bawah sinar matahari saat membaca novel ini. Tapi aku tidak mendapatkan emosi itu. Kenapa? Aku juga tidak tahu.

Aku lebih suka Winter in Tokyo dan Autumn in Paris daripada Sunshine Becomes You ini. Gimana ya? Kisah yang ditawarkan oleh mbak Ilana Tan kali ini memang manis. Aku suka. Apalagi percakapan antara Mia dan Alex. Manis. Mereka menunjukkan perasaan tanpa bersikap berlebihan. Mereka mengerti satu sama lain.

Yang jadi masalah ya hanya satu, aku tidak merasakan emosi apapun saat membacanya. Terkesan datar dan biasa. Bersyukurlah aku karena ada mengenai tari kontemporer (aku ini juga penari, meskipun masih amatir). Dan aku suka saat Mia Clark berkata seperti ini:

"..Aku penari. Impianku sama seperti impian para penari lain. Aku ingin menari dalam pertunjukan besar di Broadway, di atas panggung, di bawah sinar lampu sorot." -Mia Clark (page 369)

Dan aku ingin menari seperti itu juga. Tidak hanya tampil di pernikahan seseorang saja. Tapi di Broadway. Dan aku tahu itu mimpiku yang terlalu berlebihan hahaha. Never mind. It's a dream. It's just a dream.

Last but not least, I just can give 3 stars out of 5 stars for Sunshine Becomes You. :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...