Senin, 19 Mei 2014

[REVIEW] Cheer Boy!! + Blog Tour and Giveaway

"Cheerleader.... Biasanya cewek yang melakukannya, kan?"
"Biasanya sih begitu. Tapi tidak ada peraturan yang melarang cowok untuk melakukannya, kan?" (hal. 55)

Judul: Cheer Boy!!
Judul asli: Cheer Danshi!!
Penulis: Asai Ryo
Penerjemah: Faira Ammadea
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun: 2013
Halaman: 428
ISBN: 978-602-7742-26-0
Harga: Rp58.000
I rate it 4.5/5 stars

Menjadi seorang anak yang lahir dalam keluarga dojo membuat Haruki terjun pula ke dalam dunia itu seperti keluarganya. Namun, setelah kecelakaan yang menimpanya, ia harus berhenti dojo untuk sementara waktu. Hal itu ternyata tidak membuat Haru berkecil hati. Ia malah mendapati dirinya bahagia tidak bisa latihan dojo. Haru akhirnya memutuskan untuk berhenti, dimana ia ditentang habis-habisan oleh kakaknya, Haruko yang tak terkalahkan dalam dojo.

Kazuma beda lagi ceritanya. Berhentinya Haru, teman baiknya selama sepuluh tahun ini, dari dojo membuat ia dengan sengaja ikut berhenti dari dunia dojo. Kazuma berniat melakukan sesuatu yang baru. Entah apa alasan pastinya. Yang jelas, di hari yang sama mereka mengundurkan diri dari dojo, Kazuma telah menyebarkan selebaran kuning yang mencolok di penjuru kampus:

CHEERBOY

Tidak disangka ternyata mereka cepat mendapatkan respon. Seorang cowok berkacamata bernama Mizoguchi diam-diam mengikuti Haruki dan Kazuma yang sedang berdiskusi dalam perjalanan pulang, ternyata dia ingin ikut cheerboy. Tidak hanya Mizoguchi, anggota berikutnya pun menawarkan diri: Toono Koji, si gendut yang dipanggil Ton. Melalui kenekatan menyusup ke kelas olahraga orang dan kegiatan aneh lainnya, mereka akhirnya berhasil mengumpulkan sebanyak tujuh orang, seperti yang diharapkan Kazuma. Ada duo Ichiro dan Gen yang selalu berkomentar hal-hal tak penting, dan ada Sho yang ganteng tapi selalu berpenampilan dingin dan aneh.

Tujuh cheerboy ini menamai diri mereka BREAKERS! Agar mereka bisa menghancurkan halangan apapun yang ada di hadapan mereka: orang-orang yang memandang rendah mereka saat mereka mendirikan kelompok cheerleader yang anggotanya cowok semua. Mereka juga menamai demikian agar mereka bisa menghancurkan apapun yang menjadi ganjalan di hati dan pikiran mereka.

Ya, tujuh BREAKERS. Tujuh anggota cheerboy yang memiliki masalah masing-masing. Mampukah mereka menjebol garis aman dan melakukan apa yang belum pernah mereka lakukan? Mampukah mereka membuang jauh-jauh rasa bersalah dan mulai percaya? Mampukah mereka menjadi cheerboy yang tidak hanya membahagiakan orang yang melihatnya, namun juga membahagiakan orang yang melakukannya? Bacalah buku ini dan kau tidak akan melihat cheerleading dari kacamatamu yang lama. :)

"Kita terlahir untuk merasakan penderitaan dan kebahagiaan. Begitulah kira-kira kehidupan ini. Manusia akan memperoleh kebahagiaan setelah berhasil melalui penderitaan." (hal. 115)

Sudah lama aku tertarik ingin membaca buku terbitan Haru yang satu ini. Pernah ikutan giveaway dan semacamnya tapi sayangnya nggak menang. Kebetulan sekali Haru menawarkan Blog Tour, aku sangat senang saat menerima kabar itu. Akhirnya bisa baca Cheer Boy!!, dapet bukunya gretongan pula. *peluk cium Haru* Dan keinginanku untuk memiliki dan membaca buku ini ternyata nggak salah, aku sangat menikmati buku ini dari awal sampai akhir.

Mengusung tema cheerleader, tapi yang melakukannya adalah para cowok, bukan para cewek, itu merupakan salah satu poin plus dalam buku ini. Aku menikmati perjuangan mereka menjadi tim cheerboy, dari belum bisa apa-apa sampai bisa melakukan dua atau lebih teknik dalam cheerleading. Aku suka cara mereka membantu satu sama lain. Rasanya jarang aku menemukan buku terjemahan Haru yang tokoh sentralnya bejibun dan unsur persahabatannya sekuat ini. Terima kasih Haru karena sudah mau menerjemahkan buku ini. ^^

Seperti yang kubilang barusan, tokohnya bejibun. Yup, ada tujuh orang tokoh sentral. Kerennya, kita nggak kesulitan membedakan ketujuh cowok keren itu karena Asai Ryo lihai membedakan karakter mereka. Secara perlahan namun pasti kita akan diajak untuk berkenalan dengan mereka satu per satu. Nantinya kita juga diajak dengan tokoh pembantu yang lain, dimana tokoh-tokoh tersebut entah kenapa karakteristiknya juga memudahkan kita untuk mengingatnya. Porsi tokoh pembantunya pas dan nggak berlebihan, tapi entah kenapa kita merasa sudah mengenal lama tokoh tersebut, seolah-olah mereka bukan tokoh pembantu saja. Sebutlah pemilik Kantin Himawari yang baik banget itu. Paman, kamu sudah menjadi tokoh favoritku HAHAHA.

Mengenai tokoh favorit lain, jujur saja aku tidak bisa menentukan. Tidak ada tokoh utama yang terlalu ditonjolkan, mereka mendapat porsi yang sama rata, sehingga aku tidak bisa memilih salah satu karena aku menyukai mereka bertujuh. Ini kasusnya sama ketika kamu dipaksa memilih Augustus Waters, Tobias Eaton, atau Alexander Callahan. *lebay* :p

Saat membaca buku tentang cheerleading ini, kita tidak akan kebingungan bila bertemu kata tumbling, stunts, roundoff, dan istilah cheerleading lainnya karena di awal buku sudah disediakan istilah-istilah dalam cheerleading beserta ilustrasinya. Aku juga menikmati rasa merinding saat membayangkan adegan-adegan mereka melakukan aksi penuh resiko itu. Salah sedikit, habislah! Konsentrasi hilang sendikit, jatuhlah mereka! >.< Asai Ryo lihai menuliskan setiap pergerakan mereka saat melakukan cheerleading. Salut deh! Entah kenapa aku suka kisah-kisah Jepang yang berbau olahraga begini padahal olahraga seminggu sekali saja ogah. Anime saja aku lebih memilih yang berbau olahraga seperti Eyeshield 21 dan Kuroko no Basuke. *ini kenapa malah curcol?*

Setelah membaca Cheer Boy!!, aku yakin kita tidak akan memandang olahraga cheerleader seperti sebelumnya. Selama ini aku mengira cheerleader itu kerjanya cuman goyang-goyang terus lompat-lompat di lapangan sambil pakai baju serba seksi. Ternyata lebih rumit dari itu. Kalau disuruh mempraktikkan, duh nyerah deh. Dan ketahuilah teman, tim cheerleader itu tidak harus cewek semua atau campuran cowok-cewek. Bagi yang sudah mengikuti Blog Tour sejak awal, pasti sudah membaca sejarah cheerleading di host sebelumnya (kalau belum baca, nih klik link ini). Di sana kita bisa tahu kalau cheerboy itu bukanlah sesuatu yang baru, dasar selama ini saja persepsi kita kebanyakan masih salah.

Buku ini RECOMMENDED banget! Untuk siapa? Aku ingin para cheerleader di Indonesia membaca buku ini. Agar mereka yang menganggap cheerleader sebagai cara menggapai popularitas bisa mengerti bahwa cheerleader itu tujuannya untuk membahagiakan dan menyemangati orang yang melihatnya. Cheerleader itu tidak menganggap lawan mereka sebagai real rival melainkan sebagai teman. Aku juga ingin menujukan buku ini bagi mereka yang awalnya memiliki persepsi buruk tentang cheerleader, like I did. Agar mereka bisa mengerti seberapa besar sih penjuangan para cheerleader itu: latihan setiap hari demi bisa melakukan teknik yang beresiko tinggi.

"Diri kita sekarang berbeda dengan diri kita keesokan harinya. Setiap hari kita akan mengalami perubahan. Ini semua harus dilanjutkan dengan mencoba." (hal. 161) 
"Manusia tidak akan maju bila tidak memikirkan hal-hal tak berguna atau tidak mencoba hal tidak berguna." (hal. 280)

Tertarik baca buku ini juga? Kalau tertarik, yuk beli di OWL Book Store, kebetulan di sana lagi diskon 30% untuk buku-buku terbitan Haru terjemahan Jepang, termasuk buku ini. Asyik, kan? :)



And now.. like what I've promised to you on the previous post, it's time for..


Untuk meramaikan Blog Tour, Haru yang baik hati dan kami para host menyelenggarakan giveaway dari hari pertama sampai hari terakhir Blog Tour. Setiap giveaway di tiap blog memiliki jangka waktu seminggu. Nggak usah berlama-lama prolog, langsung saja kita ke rules! ^^

[1] Peserta giveaway berdomisili di Indonesia.
[2] Sign-in di kolom Rafflecopter. Tidak perlu buat akun Rafflecopter, sign-in dengan Facebook juga bisa. :)
[3] Mengisi data diri seperti nama, alamat e-mail, dan ID Twitter di kolom Rafflecopter yang telah disediakan.
[4] Follow Twitter @penerbitharu. :)
[5] Jawab pertanyaan yang telah disediakan di Rafflecopter di kolom komentar post ini. Tentunya kalian bisa jawab pertanyaan kalau sudah melakukan option 2, 3, dan 4.
[6] Share giveaway ini via Twitter. Semakin banyak yang ikutan, semakin seru giveaway-nya. Mengerjakan poin yang satu ini tidak wajib, tapi kalau dikerjakan setiap hari bisa menambah peluang menang lho. :D
[7] Satu orang satu ID! Jangan curang ya. Sebelum mengumumkan pemenang, aku akan memeriksa entry satu persatu. Jangan ragukan telaten dan sabarnya aku memeriksa entry yang banyak itu ya. Aku nggak segan-segan menghapus entry yang tidak valid.
[8] Masih bingung? Boleh tanya di kolom komentar blog post ini.
[9] Pengumuman pemenang tanggal 26 Mei 2014, setelah itu Blog Tour akan dilanjutkan ke Tea Time and Books. :)
[10] Silahkan berdoa menurut keyakinan masing-masing saat mengisi Rafflecopter di bawah. :D

a Rafflecopter giveaway

AND THE GIVEAWAY IS NOT JUST THAT, EVERYONE! WE HAVE FINALE, kuis dadakannya Haru. Pemenang dari kuis FINALE ini akan mendapatkan: Notes Placebo Eksklusif, Paket Buku Haru, dan Pouch Emerald Green Label. Isi bukunya masih rahasia dooooong. HUAHAHAHA.

Caranya?
Tentu saja kalian harus mengikuti Blog Tour dari awal hingga akhir. Karena dalam kuis ini kalian harus mengumpulkan huruf-huruf yang disediakan kakak-kakak host. Satu host akan menyebarkan 1 sampai 2 huruf yang di akhir Blog Tour akan kalian satukan menjadi satu kata yang berhubungan dengan Blog Tour ini. The thing is, rugi nggak ikut dari awal, karena huruf-huruf tersebut hanya berlaku 2 minggu setelah post masing-masing host dipublikasikan.

Nah, huruf ke empat yang aku bagikan kepada kalian adalah..

jangka waktu untuk huruf ini sudah habis ya.. :)

Yeay, you've got another letter! Save this letter baik-baik ya. Nanti kalau huruf-hurufnya sudah terkumpul semua, silahkan buat gambar dengan KATA yang telah kamu bentuk. Nanti, silahkan post gambar tersebut di wall Haru berikut kesan-kesan kamu selama mengikuti Blog Tour. Mudah, kan? Asal kamu nggak mikir jauh-jauh dan rajin ikutan Blog Tour ini, pasti kamu bisa jawabnya. Ganbatte! :)

HAPPY BLOG TOUR, EVERYONE! ^^

32 komentar:

  1. Bagaimana pandanganmu tentang Cheerleader?
    Kalau ditanya seperti itu, susah juga ya.

    Cheerleader bagi saya adalah tim olahraga yang berisikan tidak hanya wanita saja, atau tim campuran pria dan wanita, tetapi juga ada tim yang berisikan hanya pria saja.
    Tim pemandu sorak, tim penyemangat, tim yang tidak hanya memeriahkan suatu pertandingan, tetapi juga mendukung para pemain, atlet, yang berjuang dalam pertandingan (misal, basket, atau american football).
    Mungkin, di Indonesia, image atau pandangan tentang cheerleader sebagian besar adalah tentang sekumpulan wanita dalam satu tim yang menari dan melompat-lompat, dengan kepribadian yang centil dan sok populer. Tetapi di mata saya, cheerleading adalah olahraga yang rumit, memerlukan ketelitian dan teknik tinggi, dan untuk menampilkan 2 menit 30 detik yang menakjubkan, tidak bisa hanya dengan melompat dan melakukan semua gerakan tanpa ada perasaan ingin mendukung satu sama lain.
    Dari pengalaman saya menonton cheerleading ala Amerika, cheerleading ala dorama Jepang, dan membaca tentang cheerleading dalam novel Cheer Boy!! ini, para Cheerleader adalah orang-orang dengan berbagai kepribadian yang berbeda, yang bersatu dalam tim, dan bertekad untuk mendukung satu sama lain, mendukung tim olahraga mereka, dan menyampaikan semangat persahabatan mereka kepada semua penonton yang melihat penampilan mereka. :D

    Sekian jawaban dari saya.
    Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca. :)
    Have a nice day~ (v ^_^)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wow, ternyata nggak cuma aku yang pandangannya lebih terbuka tentang cheerleader setelah membaca buku ini. ^^

      Hapus
    2. Iya.. ^^
      Tapi apa jawabanny terlalu umum ya..?
      Mungkin karena sudah cukup tahu seperti apa cheerleader dengan image yang positif di luar Indonesia, plus saya sudah tidak pernah nonton sinetron-sinetron Indonesia yang menampilkan image cheerleader ala Indonesia itu, juga tidak pernah bersentuhan langsung dengan cheerleader Indonesia di pertandingan macam DBL misal. Jadi daripada melihat yang negatif, saya lebih berpegang pada pengetahuan yang saya lihat di film dan saya baca di buku. ^^a

      Hapus
  2. Umm... karena saya tidak terlalu mengamati kegiatan ini, jadi saya hanya menjawab sebisa saya saja, ya. ^^v
    Menurut saya, Cheerleader itu semacam kumpulan anak2 cewek yang suka jingkrak2 nggak jelas dengan pakaian minim buat nyemangatin anak2 basket. Well, itu pendapatku pertama kali tentang Cheerleading sebelum baca artikel2 yang isinya tentang "Cheerboy!!". Tapi setelah baca artikel2 tentang novel ini (salah satunya di blog ini) aku ngerasa kalau cheerleader itu adalah suatu olahraga yang tidak biasa; olahraga yang perlu ketekunan dan kekuatan yang besar. Umm... karena saya belum baca novelnya dan tidak pernah melihat langsung pertunjukkan Cheerleading, jadi hanya itu yang bisa saya jawab ^^;;
    Sekian, dan terimakasih. ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekali2 tonton deh, Luqyana. Tiap tahun kan ada DBL, di sana pasti ada cheerleading juga eheheh. ^^

      Hapus
  3. Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih untuk kesempatan Giveaway nya kak... :)

    Pandangan saya mengenai Cheerleader adalah kegiatan positif yang berisi suatu team baik itu wanita ataupun pria yang kegiatannya menyemangati dan menyemarakkan suatu kegiata n yang kebanyakan berhubungan dengan olahraga.
    Namun seperti yang saya ketahui selama ini bahwa kebanyakan suatu Team Cheerleade beranggotakan perempuan. Sangat jarang melihat Cheerleader yang beranggotakan laki-laki.
    Cheerleader membuat pertandingan olahraga menjadi seru dan rileks, tidak terlalu tegang. Serta team yang disoraki menjadi semangat dalam pertandingannya.
    Saya pernah beberapa kali menonton pertandingan olahraga di sekolah terutama pertandingan Basket dan sering kali saya melihat para cheerleader beratraksi dengan luwes dan moleknya, tak jarang gerakan mereka sangat ekstrim, seperti bersalto di udara. Hal itu sangat menghibur diriku yang sebagai penonton.
    Namun yang umum diketahui oleh banyak orang mengenai Cheerleader adalah seringkali adanya bully. Aku ingat temanku yang ingin ikutan audisi menjadi Cheerleader di sekolah dulu, ditolak mentah-mentah oleh Ketua Cheerleader nya, dengan pernyataan yang sangat menyayat hati. Temanku tubuhnya memang agak berisi dan ia termasuk orang yang tingginya standard, ketua Cheerleader itu mengatakan kepadanya kalo ia harus mengaca diri dulu dan perlu 10 tahun untuk menjadi anggota cheerleade. Teman ku itu curhat sampai menangis kepadaku, sampai ia bertekad menguruskan badan. Memang cheerleader di sekolahku dulu berisi anggota perempuan yang cantik-cantik dan semampai serta jago make up. Aku hanya bisa meyakinkan temanku bahwa dirinya cantik dan istimewa, dan tidak perlu kekeh menjadi anggota Cheerleader untuk membuktikan bakat tarinya. Temanku walaupun ia bertubuh berisi namun ia suka menari dan tubuhnya lincah.
    Aku tau tidak semua anggota Cheerleader seperti itu, namun kisah yabg ada di sekolahku dulu anggota Cheerleader itu seringkali sombong dan sering meremehkan siswa lainnya. Namun mereka dikagumi cowo-cowo di sekolahku.
    Aku berharap Cheerleader di Indonesia akan berkembang menjadi kegiatan yang selalu positif dan membangun.

    Terima kasih sekali lagi untuk kesempatan nya kak... *malah jadi curhat :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Temanmu kayak aku ya, agak berisi tapi suka menari. Aku ini penari, lho ihihih. :D
      Setuju banget kalau kebanyakan cheerleader di Indonesia itu sombong, dulu aku dan teman-temanku juga pernah direndahkan sama cheerleader lain juga sih pas DBL. *eh >.<

      Hapus
    2. Iya temenku ikutan sanggar tari, sekarang dia suka ngajar kadang2 ke anak2 berusia 12 thn ke bawah, walau pada akhirnya deasy *nama temenku ga pernah punya kesempatan jd cheerleader, namun dia tetap nari daerah sampe sekarang... hehe... semoga cheerleader berkembang menjadi positif di mata semua orang dan ga lagi terdengar hal2 yg negatif ttg cheerleader... smangat juga buat mba Linda :) hobi dan bakat tidak di nilai dari perawakan atau penampilan seseorang ::D

      Hapus
  4. Bagaimana pandanganmu tentang Cheerleader?


    Menurut pandanganku, sekumpulan beberapa orang terutama cewek yang melakukannya, memakai rok mini/celana pendek sebagai pemandu sorak yang tak kalah ternama dari para atletnya, menyemangati tim basket/olahraga lainnya, biasanya berkisar dari satu sampai tiga menit, yang mungkin mengandung banyak komponen jatuh , tari , melompat , sorak-sorai dan stunting untuk mengarahkan penonton acara untuk menghibur untuk tim olahraga di game atau untuk berpartisipasi dalam kompetisi pemandu sorak, saling menjaga kekompakkan dan membangun rasa percaya diri dan sikap disiplin. Tapi katanya sih dulu awal terbentuknya Cheerleader cowo semua :o , dan setelah ku pikir-pikir cheerleader adalah olahraga ekstrim, benar kata Ka Linda salah sedikit, habislah! Konsentrasi hilang sendikit, jatuhlah mereka! >.<
    Semoga di Indonesia bisa lebih mengenal Cheerleader, pengembangan barometer cheerleader di lingkup sekolah,mengembangkan minat di bidang cheerleader :) hihihi

    BalasHapus
  5. Hai Kak, ikutan yaa :)

    "Bagaimana pandanganmu terhadap Cheerleader??"

    Menurutku, Cheerleader adalah sekumpulan cewek yang bersorak - sorak degan pom-pomnya untuk menyemangati para cowok yang sedang bertanding, yang memakai pakaian ketat dan serba mini.

    Jujur, dulu aku beranggapan bahwa, Cheerleader itu kegiatan yang gak berguna. Karena dlu aku berpikir bahwa mereka yang ikut cheerleader pasti biar famous, dipuja-puja kaum adam dgn kacantikan dn kemolekan tubuhnya, mau pamer tubuh, ya begitulah pendapatku dulu yang selalu tertanam di kepala ini-_-
    Sejak aku ikut Tour blog Cheerboy selama beberapa hari ini, dan juga membaca riview2 sblumnya kakak2 blog dan juga riview kak linda (salam kenal kak^^) ternyata selama ini aku memandang cheerleader itu hanya dari segi negatifnya doang:(. aku gak berpikir bagaimana usaha mereka degn latihan-latihan yang super ketat itu, trus harus sabar dgn judge2 dari org2 seperti aku yang memandang kegitan mereka sebelah mata, stamina yang harus tetap ada, dan juga bagaimana susahnya gerakan yang akan mereka tampilkan, gak semua orang bisa melakukannya kan? dan mereka HEBAT krn dpt melakukan sesuatu yg blum tntu dpt dilkukn oleh semua org.
    Sekarang pandanganku terhadap cheerleader berubah 180 drjat (lebay! hehe), ternyata Cheer itu termasuk olahraga. Olahraga itu gunanya agar tubuh sehatkn? brarti Cheerleader juga untuk menyehatkan tubuh :D
    Dan karena adanya novel cheerboy ini aku jadi tahu bahwa Cheerleader itu bukan hanya harus cewek tapi juga bisa cowok.
    Jadi seharusnya, Cheerleader itu dikembangkan lagi dengan adanya event-event di sekolah maupun diluar sekolah. Bagaimana jika tdk ada cheerleader sang penyemangat? pasti pada gak semangat mereka - mereka yang sdg bertanding.
    Kami tidak seharusnya men-judge mereka karena suatu hal yang hanya dipandang dari sisi negatifnya, liat juga sisi positifnya. Betul apa kata pepatah, jangan hanya liat cover-nya saja, liat juga isinya. belum tentu yang covernya jelek, isinya juga jelekkan? begitu juga sebaliknya^_^

    Terimakasih kakak2, atas riview yang tlah kalian sediakan untuk kami dan lebih membuka wawasan dan pandangan kami yg sempit ini:D

    Inilah ceritatku, Bagaimana dengan kalian? Huehehe (:D)
    Trima kasih,
    Wish me luck =)

    BalasHapus
  6. "Bagaimana pandangamu tentang cheerleader ?

    Awalnya saya mengira bahwa cheerleader itu hanya bisa dilakukan oleh perempuan saja,tapi setelah baca review cheerboy ini pandangan saya jadi terbuka bahwa laki-laki juga bisa jadi cheerleader,
    Dan menurut saya kegiatan cheerleader ini sangat kreatif sekali karena mereka menampilkan seni & gerakan akrobatik dalam setiap penampilannya,jadi kegiatan cheerleader ini bisa dikategorikan sebagai olahraga juga,

    Demikian pandangan saya tentang Cheerleader sekian & terima kasih :-)

    BalasHapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. hai kak...
    ikutan ya.... yeeee
    cheerleader ?
    ehmmm... apa ya kak ? hihi :D *antokkepala
    biasanya kalo aku liat cheerleader itu orangnnya pasti ceria-ceria dan banyak senyum
    dan manusia paling berjasa di dalam pertandingan... hihi:)
    sekian pendapat ku kak tantang cheerleader ,,hihi :D semoga menang yeyyyy hihi :D *garuktembok

    BalasHapus
  9. "Bagaimana pandangamu tentang
    cheerleader?"
    Waktu pertama kali aku tau tentang cheerleader lewat tv dan di sekolah sih, Mereka itu seperti perkumpulan wanita2 cantik, kaya, sexy dan populer atau pengen jadi terkenal gitu. Tapi setelah ada novel yang berjudul 'cheerboy' dan baca reviewnya dari blogtour ini, aku baru tahu kalau cheerleader ga cuma perempuan aja yang bisa melakukan, laki-laki pun ternyata bisa. Pandanganku pun ikut berubah, kalau cheerleader itu suatu olahraga senam yang dapat diikuti perempuan maupun laki2. Tapi bukan berarti laki2 yang mengikuti olahraga ini adalah laki2 yang gemulai n lentur saja, yang macho pun bisa asalkan ada keinginan dan dia punya hobby ini.

    Tapi sayangnya aku belum pernah melihat langsung tim cheerleader beraksi. Itulah pandanganku tentang cheerleader. Terima kasih buat Penerbit Haru dan kaka2 yg ngadain Blogtour ini, jadi aku banyak tau ttg cheerleader :)

    BalasHapus
  10. Menurutku cheerleader kegiatannya hanya menari untuk memberi semangat dipertandingan olahraga, karna di sekolah yg ku tahu cheerleader terdiri dri cewek" kece dgn rok mini+pom-pom kaya girl band gitu deh :p tapi setelah ikutan blogtour cheerboy ini ternyata aku salah cheerleading lebih rumit, butuh kerja keras, latihan ekstra & kekompakan dlm tim untuk bisa menampilkan yg terbaik :D Maaf ya kakak" cheerleader, slama ini aku menganggap cheerleader itu mudah, hanya butuh penampilan fisik yg kece & menari soalnya aku blom pernah liat atraksi cheerleader di Indonesia seperti di film barat yg mengangkat tema cheerleading :)

    @Ana_On3

    BalasHapus
  11. sign in rofflecopter itu gimana? ._.a

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo kamu udah log in facebook, biasanya otomatis Rafflecopter-nya bisa langsung diisi. :)

      Hapus
  12. Bagaimana pandanganmu terhadap cheerleader?

    Awalnya aku gk tau kalo cheerleaders itu merupakan suatu tim olahraga, yang aku tau cheerleader itu sekumpulan cewek yang biasanya berjoget dipinggir lapangan dengan lincah mendukung sebuah tim dalam sebuah pertandingan, tapi setelah penerbit haru menerbitkan novel terjemahan “CHEERBOY”, dan share quotes nya aku jadi penasaran sama novelnya…. Byangkan cheerleadernya terdiri dari cwok-cwok…. dan penerbit haru ngadain blog tour Cheerboy… ngikutin dari blog ke blog aku pengetahuan ku tentang cheerleader bertambah,, dari gk tau jadi tau :D jadi tau sejarah cheerleader, hal-hal menarik dari cheerleader Dan juga novel CHEERBOY!!! :D ….. Aku pengen baca novel CHEER BOY!!!!!..... >_<

    BalasHapus
  13. Iseng ikutan ah :))

    Bagaimana pandanganmu tentang Cheerleader?

    Cheerleader, sebuah ekskul yang dipenuhi oleh siswa yang hobi dance, ganteng', cantik', tinggi', dan eksis. Dimana mereka harus latihan trus'an biar kompak + harus memiliki rasa kepercayaan antar membernya. trus baju'nya hebring!! but, it's okay! at least, sebagai penonton(yang seandainya punya badan bagus bakal ikutan cheers juga) merasa excited setiap anak' cheers tampil :D

    BalasHapus
  14. Hmm... cheerleader ya? Nggak banyak sih yang aku tahu tentang hal yang satu ini, kecuali setelah baca penjelasan Kak Linda di atas. Karena sekolahku memang nggak ada ekskul cheerleaders ini, hoho. Yang aku tahu dari cheerleaders itu semacam sekelompok perempuan-perempuan pembawa pom-pom yang biasanya bertugas menyoraki/memandu sorak semangat tim basket, itu sih yang suka di film-film :D Tapi, menurutku, cheerleader bisa lebih dari itu aja, apalagi kalau dilihat secara kata, dari kata cheer yang berarti ceria, periang, gembira dan leader berarti seorang memimpin. Yaaa... bisa dikatakan semacam seorang/lebih pemimpin yang memimpin anggota cheerleaders satu sama lainnya untuk tetap kompak dengan berbagai variasi gerakan yang menurutku susah-susah. Kan nggak mudah tuh menyatukan belasan kepala manusia yang punya pemikiran beda-beda, makanya anggota cheerleader dituntut untuk bisa memimpin, baik dirinya sendiri, bahkan teman setimnya, tapi tetep... kemampuan memimpinnya nggak serius-serius banget lah, mereka harus tetep kompak, tapi juga harus ceria, biar orang juga lihatnya enak :D

    BalasHapus
  15. Halo kak, salam kenal :)
    Ikutan ya..

    Dari dulu aku selalu beranggapan bahwa cheerleader itu adalah ekskul untuk anak-anak cewek tajir yang cantik dan centil. Dimana satu orang yang paling berkuasa itu adalah kepala gengnya mereka. Meskipun begitu, entah kenapa aku selalu suka ngelihat mereka tampil -_- Dan dari review di atas, pandanganku tentang cheerleader atau anak-anaknya agak berubah. Ternyata mereka tidak "sesempurna" yang aku kira, dan banyak tantangannya juga.

    BalasHapus
  16. Anggapanku dulu, cheerleader itu pasti cewek cantik dan centil. Tapi setelah tahu novel ini, pandangan itu hilang. Ternyata cowok juga bisa jadi cheerleader. Tentunya bukan cowok yang ke-cewe-cewe-an. Yang pasti cheerleader itu salah satu olahraga yang dilombakan.

    BalasHapus
  17. Cheerleader ya.. Hmm sejak SMP dulu aku punya pandangan kalo cewek-cewek yang tergabung ke tim cheers itu pasti cantik, energik, jago dance, dan popuper. Dulu sempet loh ikutan audisinya cuman gagal.. yah berhubung aku gak bisa dance (maklum badannya kaku semua :D) sampe sekarang pun kalo ngedenger kata 'cheers' pasti pandanganku tetep sama. Cewek-cewek cantik nan populer. Menurut aku pribadi sih, cheers is not about fashion and beauty tapi gimana cara kita bekerja sama dengan orang lain, berusaha untuk mendapatkan hasil yang maksimal, and always put your brigght smile in every situation meskipun misalnya pas kamu lagi cheers kamu lagi bad mood (misalnya loh ya) XD

    BalasHapus
  18. Hai Kak Linda, aku ikutan ya ^^

    Pandanganku tentang cheerleder pertama kali itu sekumpulan cewek-cewek cantik, populer dan disukai banyak cowok kayak di sinetron-sinetron atau novel-novel :D <- Korban sinetron dan novel :3
    Tapi emang dari pengalamanku bener gitu sih kak, soalnya waktu aku SMP itu, ada ekskul cheerleading, eh yang jadi anggotanya cewek-cewek populer dan cantik, pemilihannya juga langsung dipilih aja, enggak pakai audisi-audisian segala :3
    Emang sih waktu aku SMP cheerleadernya enggak cuma cewek semua, ada cowoknya juga, jadi aku enggak begitu kaget kalo ada cheerleader cowok :P

    Tapi ternyata enggak semua cheerleading itu isinya cewek-cewek cantik nan populer :D
    Jadi cheerleader itu juga harus selalu ceria, butuh perjuangan, butuh latihan yang keras, butuh kekompakan, dan butuh ketahanan mental karena seringnya dapet cemooh orang-orang sekitar :)

    BalasHapus
  19. "Bagaimana pandanganmu terhadap cheerleader?"

    Menurut pandangan aku, cheerleader itu sekumpulan gadis yang bersorak, menyemangati para atlet yang biasanya sedang bertanding. Tak hanya itu, cheerleader juga identik dengan pesona keanggunan. Maka tak heran, gadis-gadis memakai pakaian ketat dan serba mini.
    Tapi, aku kadang miris lihat olahraga cheerleader ini. Soalnya banyak melihat olahraga ini hanya sebelah mata saja. Mereka hanya tahu, cheerleader itu sekelompok gadis yang centil dan modal tampang saja. Jujur, saya baru tahu kalau cheerleader termasuk jenis olahraga dan saya juga baru paham ternyata jadi seorang cheerleader itu nggak mudah. Karena butuh kerjasama serta gerakan yang menurut saya tak bisa semua orang melakukannya. Saya bingung, kenapa olahraga ini tak dikembangkan di Negara kita? Itu kan bisa menjadi wawasan dan pembelajaran. Jadi, semua orang bisa tahu seluk beluk gerakan di cheerleader ini. Biar semua orang mengerti betapa sulitnya menjabat menjad cheerleader. Dan setelah melihat novel Cheer Boy, kayanya saya jarang banget dengar ada pria yang masuk olahraga ini. Meskipun saya baru tahunya di novel ini. Tapi saya berharap, itu beneran. Kan tak harus gadis saja yang jadi penyemangat, pria juga mesti menunjukkan performanya dong. Tapi bukan berarti masuk cheerleader prianya jadi gemulai loh..hihi :D

    BalasHapus
  20. Halo, Kak..
    Ikutan ya :)

    Saya belum pernah liat cheerleader secara langsung, cuma dari tv :D jadi menurut saya cheerleader itu pasti mengarah ke gerombolan cewek-cewek dengan baju seragam yang selalu ada di pertandingan basket. Cheerleader juga biasanya jadi hal yang populer di kalangan pelajar. Banyak siswi-siswi yang ingin jadi salah satu anggotanya.
    Tapi, kalau liat beberapa cheerleader dari luar negeri yang sampai buat formasi yang 'wow' banget di lapangan basket itu..saya juga mikir kalau cheerleader itu bukan cuma soal populer. Cheerleader juga punya seninya sendiri dan selain itu, tiap-tiap anggota cheerleader pastinya harus punya bakat dan kemampuan, jadi mereka bisa nunjukin sesuatu yang menarik buat para penonton dan jadi penambah semangat juga.

    BalasHapus
  21. Karena saya tipikal anak yang gak suka dengan hal-hal rame macam cheering yang diseragamkan, pandangan saya tentang cheerleader tidak lebih seperti apa yang digambarkan film2 aMerica tentang mereka, cewek cantik, gebetannya jocks :))

    Beda lagi sih klo cheering ala Jepang, ya (?) Miniskirt itu hanya untuk idol ala keluarga 48 :)) liat aja, di Captain Tsubasa yang menyemangati aja cuman pake baju sekolah dan bawa bendera. Klasik. dan menambah semangat =w=b

    BalasHapus
  22. Pandanganku Tentang Cheerleader

    Dulu waktu pertama tau tentang Cheerleader, anggapanku memang didominasi oleh cewek-cewek yang populer dan cantik. Dan setelah aku masuk di SMP, aku baru membuktikan sendiri anggapanku, memang cheerleader itu didominasi cewek yang seksi, populer, dan pastinya cantik. Tapi, sebenarnya disamping itu semua mereka-mereka yang terpilih menjadi cheerleader juga memiliki skill dan mental yang bagus. Coba bayangkan kalo mereka nggak mempunyai skill yang bagus? Robohlah susunan gerakan mereka yang bisa dibilang sedikit ekstrim dengan di lemparkan ke atas.Soal cheerleader cowok bagiku bisa dibilang tidak begitu kaget, karena memang dalam setiap cheerleader dibutuhkan dua atau tiga cowok yang berperan sebagai stand dan pengaman. Cheerleader itu juga menghibur dan semakin membuat bersemangat. :D Jadi, buatku mereka yang bisa berpartisipasi dalam cheerleader adalah orang yg hebat :D

    BalasHapus
  23. Bagaimana pandanganku tentang cheerleader??

    Dulu waktu SMA teman sekelasku bisa dikatakan banyak yang jadi cheer, dibanding kelas lain. Sedikit banyak aku sering memperhatikan mereka, kebiasaan mereka. Dan yah memang yang jadi cheer itu harus centil, kalau kecantikannya sih relatif. Tapi yang aku tahu, apapun kepribadian mereka, kalau sudah perform ya harus centil dan ceria. Pokoknya menghibur begitu deh, kan memang tujuannya untuk memberi semangat tim yang tanding.

    Dan yang gabung cheerleader itu nggak boleh main-main, harus disiplin. Mereka sering izin kalau lagi ada latihan menjelang even2 bergengsi. Karena cheerleader itu kan memang butuh skill yang khusus. Nggak bisa dipungkiri juga kalau cheerleader itu jadi salah satu daya tarik atau kebanggaan sekolah. Pas MOS, display eskul yang paling banyak peminatnya ya cheerleader ini. Tapi ada satu cerita yang sangat disayangkan. Waktu itu cheerleader sekolahku juara, pialanya gede banget dan dipajang di ruang kepsek. Eh taunya anggota cheerleader pada ngambek. Usut punya usut, ternyata selama kompetisi, sekolah nggak banyak kasih support, kostum beli sendiri, konsumsi beli sendiri, apa-apa sendiri. Nah giliran menang, sekolah dapat nama baik tanpa tahu gimana susahnya perjuangan anak-anak cheerleader. Mungkin sekolah berpendapat bahwa cheerleader itu ekskul nggak penting atau gimana, karena hobinya pakai mini skirt.

    Dan satu lagi, geng cheerleader yang ada di kelasku itu juga kompak bukan main. Dalam hal apapun, termasuk nunggak SPP untuk shopping dan dandan (yg ini jgn ditiru ya). Mereka jg nggak segan ngebela temannya kalau lagi ada masalah dengn geng lain. Dan juga bisa dibilang mereka ini penyemaraknya kelas, karena ramai melulu. Kelas bakal sepi kalau menjelang even, karena bisa dipastikan mereka jarang masuk dan ngikutin pelajaran karena sibuk latihan. Jadinya bisa ditebak kan, kebanyakan mereka (meski nggak semua) nilai pelajarannya jeblok.

    Dulu aku sempat mikir, ini cheerleader kok banyak negatifnya begini ya? Tapi bertahun-tahun kemudian, secara ajaib mereka berubah. Nggak ada bekas2 mantan cheerleader. Lho kok bisa? Iya dong, waktu merubah segalanya, kalau sekarang sebagian dari mereka bahkan sudah berumah tangga dan memiliki anak. Jadi cheerleader itu nggak semua punya masa depan buruk, dan nggak jamin juga jadi cheerleader otomatis status single atau jomblo gugur karena kepopuleran :D Itu sih balik ke kepribadian dan jodoh masing-masing ya... hehe...

    Kontroversi itu biasa, tapi ada beberapa hal yang bisa kita ambil lewat cheerleader ini adalah :

    1. Apapun yang terjadi, kita harus senyum. Menampilkan wajah seolah-olah tanpa masalah. Kalau kita ingin memberi semangat orang lain, bukankah kita harus menghibur diri sendiri terlebih dahulu?
    2. Team work itu penting, tanpa harus mengesampingkan kepribadian asli anggotanya. Waktu perform sebagai cheerleader, ya mereka tim. Tapi waktu hangout, sekolah, nongkrong bareng, mereka tetap sebagaimana aslinya.
    3. Nggak perlu sombong atau minder kalau jadi anggota cheerleader. Kalau kita baik ke orang, ya orang akan baik ke kita. Cheerleader adalah salah satu bakat dan minat seseorang, jangan judge mereka hanya karena mereka anggota cheerleader, tapi lihatlah mereka sebagai manusia seutuhnya.


    Udah, gitu aja sih menurutku :D capek nulisnya, hihi...

    BTW thanks buat Linda Zunialvi yg udah ngadain giveaway ini. Aku suka headcovernya READING WITH ARCHULETA. Fans nya David Archuleta sis? sama dong (lho kok jadi OOT) xD

    BalasHapus
  24. Menurutku cheerleader itu sama kayak dance
    anggota-anggota yang lazimnya cewek2 cantik,centil,imut,langsing,kurus,manja,yaah agak sombonglah dan merasa berkuasa karna banyak temen&kenalan,jadi masuk kelompok mayoritas (mohon maaf dulu kalo ada yg tersinggung,ini pendapatku dari pengalaman dismp sama sma)
    terus yang dilakuin hampir sama,bedanya kalo cheerleader ada akrobatiknya yg pake lompat2 yg namanya lift,ya kalo aku gak salah
    terus menurutku cheerleader itu gak penting,sama ngerepotin
    harus ngelakuin gerak2 susah gitu sama teriak2 buat yg ikut pertandingan
    cheerleader itu juga menurutku semacam senam,terus roknya harus mini
    tadinya aku mikir begitu,juga mikir cheerleader itu cuma buat cewek
    tapi habis ikutin blogtour dari haru sama kakak2 blogger,aku baru tahu kalo banyak pendapat sama persepsiku tentang cheerleader yang salah
    cowokpun bisa jadi penguasa suatu kelompok cheerleader punya mereka,dan ternyata cheerleader penemunya malah cowok juga
    terus ternyata cheerleader termasuk olahraga yang susah,soalnya harus ngelakuin banyak latihan otot sama olahraga keras kayak latihannya basket,yang dimanfaatin biar bisa ngelakuin gerak2 dengan teknik akrobatik tanpa adanya kecelakaan,juga perlu kerjasama yang baik dan kompak
    tadinya kukira cheerleader itu sekedar pertunjukan nampang,mohon maaf banget sudah salah jauh selama ini
    tapi aku jadi seneng,nambah pengetahuan baru yang nggak umum dan nggak semua orang tahu

    BalasHapus
  25. Cheerleaders itu team yang kompak, serempak, menggertak! Salut sama yang bisa jadi anggota Cheers, karena aku tahu latihan mereka begitu ketat dan dahsyat, penuh keringat, tetapi mereka melakukannya dengan semangat, karena mereka melakukan itu semua untuk menyemangati orang lain. Patut dicontoh ^^b belum lagi persaingan antar team Cheers yang sering tidak sehat yang menguji mental. Dan aku iri sama anggota Cheers karena mereka punya tubuh yang kuat, atletis, dan elastis. Aku juga sangat mengagumi gerakan2 mereka yang kereeeeeeeeeeeeeeeeeeeen, pergabungan antara senam dan dance! Bener2 moodbooster :D
    Ehm, aku bilang itu semua bukan karena sotoy ya, tapi karena film Bring It On series yang berhasil bikin aku tergila2 sama Cheers, tapi gak nyampe pengen ikut gabung sih ^^ abis kostum mereka gak cocok buat hijaber kayak aku hihi. Film itu benar2 membuka wawasanku tentang Cheers dan menyadarkanku bahwa Cheerleaders gak pantas dianggap remeh. Dan setelah baca Cheer Boy juga blogTour-nya bikin aku semakin suka sama Cheerleading.

    BalasHapus
  26. wah sepertinya saya harus baca buku ini nih...
    belajar teamwork dari cheerleaders :)

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...