Kamis, 28 Februari 2013

Pengakuan Muggle yang Suka Mengintai

*sudahlah.. jangan pusingkan judulnya yang nggak nyambung!*

Sebagai seorang Muggle yang berharap dirinya penyihir, aku mengaku bahwa aku selalu mengintai. Iya, mengintai. Meskipun aku Muggle, aku sering mengintai di sekitar Hogwarts. Bagaimana caranya? Lupakan. Anggap saja aku Muggle yang tergila-gila pada sihir dan nekat pergi ke Hogwarts meskipun tidak mendapatkan satu surat pun dari Albus Dumbledore, Hogwarts' Headmaster (well.. aku kan tidak bilang kalau aku iri pada Harry yang mendapat banyak sekali surat-penerimaan-siswa-Hogwarts darinya).

Jangan kira aku aman-aman saja hidup di sini. Hidup bersembunyi itu tidak enak. Kadang aku tidak sengaja bertemu dengan Centaur, yang kulakukan adalah pura-pura tidak menyadari kehadirannya atau pura-pura mati. Aku tahu itu cara yang bodoh sekali. Tapi, memangnya apa yang bisa aku lakukan? Aku bahkan tidak punya tongkat sihir. Yang membuatku heran, mengapa Centaur itu tidak bersembunyi dariku—Muggle?

Kadang aku juga harus bertemu Fwooper. Dan aku berusaha sekuat tenaga untuk menjauh darinya. Well, aku tidak mau mendengar nyanyian Fwooper seumur hidupku. Omong-omong, kemarin aku bertemu banyak sekali Gnomes. Aku benci sekali pada makhluk jelek itu.

Kalian mungkin bertanya-tanya, mengapa aku nekat datang ke Hogwarts dan sekitarnya? Tidak ada niat khusus. Aku hanya ingin mengunjungi tempat keren ini, mumpung Voldemort lagi ke kamar mandi. Mungkin dia pilek, makanya nggak mau keluar dari kamar mandi sampai pileknya sembuh. (?)


Dalam kunjunganku yang singkat ini, aku hanya ingin menyampaikan satu hal yang tak sengaja kulihat selama bertahun-tahun. Aku melihat Ron Weasley dan Hermione Granger, ah.. juga Harry Potter. Kalau tidak salah, mereka sahabat karib, bukan? Persahabatan yang patut ditiru. They belong to each other. Tapi yang namanya hidup nggak melulu bertiga!


Ini pengamatanku, lho! Aku rasa Mama Rowling sudah membuat keputusan yang tepat dengan menjodohkan Ron Weasley dan Hermione Granger. Mereka memang ditakdirkan untuk bersama. Yah.. meskipun teman-temanku lebih suka kalau Hermione bersama Draco Malfoy saja. Aku sih tidak keberatan kalau Ron dan Hermione adalah satu.


Setelah bertahun-tahun bolak-balik Hogwarts dan digigit Doxy—yang untungnya aku tidak mati—, aku menyimpulkan bahwa Ron dan Hermione adalah pasangan paling manis selain Arthur Weasley dan istrinya. Boleh saja di awal mereka saling lempar omelan satu sama lain. Tapi jauh dalam hati, omelan itu adalah simbol rasa sayang. Ah, aku bilang begitu seperti tahu isi hati Hermoine dan Ron saja. :p


Iya, aku tahu kalau menjadi penggemar pasangan ini sudah mainstream. Seharusnya aku menjodohkan Ron dengan Luna Lovegood saja, kan nggak mainstream. *digampar rame-rame* Tapi, mau bagaimana lagi? Aku dari dulu memang udah jatuh cinta sama Ron dan Hermione. I watch them grow! Dari masih 11 tahun sampai mereka punya anak. And I still love them!


Aduh, aku jadi lupa. Aku rasa ocehanku kali ini sampai di sini dulu. Sekarang aku harus kabur karena sejak beberapa jam lalu aku bersembunyi di gua yang aku-tidak-tahu-namanya. Aku tidak mau mendapati kenyataan bahwa aku berada di 'rumah' Aragog. Baiklah.. Ron&Hermione, I love both of you. Now and forever. *lalu kabur*

P.S.: posting-an ini dibuat dalam rangka Hotter Potter February Meme. Tadinya ingin di posting pada tanggal 14 Februari. Namun, karena gigitan yang tajam dan sedikit beracun dari tugas-tugas kuliah, sang blogger merasa perlu untuk beristirahat sejenak di kediaman Sirius Black.
P.S.: semua gambar diambil dari sini.

5 komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...