Kamis, 22 November 2012

[Movie Adaptation] Breaking Dawn Part II

Aku yakin kalian sudah tidak asing dengan dua tokoh sentral di gambar ini:

TRAILER HERE

Yup! Mereka adalah sekumpulan makhluk immortal versi nyata dari novelnya Stephenie Meyer, Twilight Saga. Tapi yang ini dari buku terakhirnya, yaitu Breaking Dawn... Part II. At first, bingung. Kenapa dijadiin dua bagian? Mungkin biar fans berat Twilight Saga nggak sabar sampai nangis nungguin kelanjutan film ini aja, guys. (?) Yang Part I nyeritain new life-nya Bella dan Edward sedangkan Part II nyeritain perang yang 'terjadi' karena Renesmee. Hayo, siapa itu Renesmee? 
Looks like me. :3
*dilempar tiang jemuran*

Cerita dibuka dengan sosok Bella (Kristen Steward) yang telah berubah menjadi.. yah, you know laaah, vampir. Pas di akhir Part I kan dia diubah sama suaminya. Kalau kalian baca versi novel, di sana dijelasin dengan 'jelas' bagaimana perasaan Bella saat pertama kali membuka mata sebagai vampir. Penglihatan udah pasti beda. Lebih tajam dari manusia biasa! Menawan? Sudah jelas. Di sini Bella lebih cantik, lho. Haus? Jangan ditanya. Itu pasti. Makanya, Edward (Robert Pattinson) langsung membimbing Bella mencari 'mangsa'. Kan kasihan kalau Bella haus gitu. Takutnya nanti Bella malah gigit anaknya yang setengah-vampir-setengah-manusia, Renesmee (Mackenzie Foy).

The new Bella
Edward: Nah, lo kalo laper makan rusa itu aja, ya, beb..
Bella: Aduh.. kecil banget. Enakan singa gunung. *endus2 darah manusia*
#SalahFokus (?)
Saat mencari 'camilan' di hutan, Bella nggak sengaja nyium darah manusia yang kebetulan lagi panjat tebing nggak jauh dari hutan tempat Bella dan Edward. Tapi, syukurlah Bella nggak seganas vampir baru lainnya, karena dia bisa mengontrol diri, pemirsa. Bella pun menjauh dari manusia tadi, ia kembali ke hutan dan menemukan rusa yang lagi asyik nyari makan. Namun, dia menemukan hewan yang lebih menggiurkan lagi, singa gunung. Okay, jadi Bella doyannya sama singa gunung. Rusa doang mah nggak kenyang.

Sekembalinya Bella dan Edward, mereka berpapasan dengan Jacob (Taylor Lautner) yang kebetulan belakangan ini betah tinggal di rumah sekumpulan vampir itu. Bella tentu saja curiga dan butuh penjelasan. Bella marah mengetahui kenyataan bahwa anaknya yang belum berumur seminggu, ternyata adalah imprint Jacob. Dia lebih marah lagi saat tahu Jacob memanggil anaknya dengan.. Nessie. Aku paling suka adegan Bella ngamuk ke Jacob. Suaranya mirip monster gitu hahahaha. :D
(dan akhirnya Bella bisa mukul Jacob tanpa patah tangan lagi huahaha)

Aneh banget lihat Jacob sama Renesmee yang masih kecil gitu.. -,-

Suatu hari.. *ya ampun, kok pake 'suatu hari' gini sih?*
saat Renesmee berjalan-jalan dengan Jacob dan Bella, tanpa sengaja Irina (Maggie Grace) melihat Renesmee yang sedang mengambil butiran salju (ceritanya Renesmee loncat tinggi nggak kayak manusia normal gitu). Irina yang mengira bahwa anak itu adalah anak immortal, langsung melaporkan hal ini ke Volturi. Volturi yang mengetahui hal ini berencana untuk bertemu langsung dengan keluarga Cullen yang dianggap telah sembarangan menciptakan anak immortal--dalam hati sebenarnya Volturi kesenengan karena akhirnya ada celah untuk mendapatkan vampir-vampir dengan kekuatan supranatural. Padahal Renesmee kan bukan anak jadi-jadian. Dilahirin Bella pas Bella masih jadi manusia. Nggak ada unsur gigit si Renesmee sampai dia jadi vampir gitu. Dasar si Irina aja yang sotoy. *eh

Alice yang bisa melihat masa depan langsung mengetahui kedatangan Volturi. Bella yang sudah resah atas pertumbuhan Renesmee yang begitu cepat, tambah resah lagi akan kedatangan Volturi. Keluarga Cullen langsung mengumpulkan vampir dari berbagai tempat untuk membantu mereka menjadi saksi atas Renesmee.

Eleazar (Christian Camargo) and Carmen (Mia Maestro)
Kate (Casey LaBow) and Tanya (MyAnna Buring)
Senna (Tracey Heggins) and Zafrina (Judith Shekoni)
That vampire (boy) called Benjamin (Rami Malek). :*

Bagaimana akhir dari saga ini? Sanggupkah Cullen dan klan-klan vampir lain yang kalah jumlah melawan Volturi?


My first impression right after I watched the movie: totally the same with the book except the concept of the ending. Yup! Dari awal sampai hampir penghabisan film itu sama banget dengan bukunya. Endingnya juga sama. Namun, dengan konsep yang berbeda tentunya. Jujur saja ya, perasaanku dataaar banget pas nonton film ini. Dari Bella mulai bangun, terus dia cari mangsa. Pas dia ngamuk ke Jacob itu aku cuman senyum-senyum aja. Mentang-mentang udah jadi vampir, udah bisa dooong mukul si werewolf.

Respon yang ditunjukkan Bella saat tahu bahwa Renesmee ternyata imprint Jacob sebenernya wajar-wajar aja. Yang aneh itu malah Jacob. Kok bisa-bisanya Renesmee yang punya hubungan darah sama Bella jadi imprint-nya? Renesmee masih bayi pula. Aduuuh.. -____-" Tapi, ya sudahlah, terserah Nyonya Meyer mau nulis apa saja, ini kan bukunya..

Okay, setelah datar, datar, dan datar, akhirnya saat yang kunantikan tiba. Reuni Volturi dan keluarga Cullen. Saat membaca bukunya, aku antusias banget pengen lihat perang antara kedua klan ini. Juga ingin menyaksikan Aro yang mirip setan itu mati. #BloggerKejam Ternyata, di bukunya itu... ah, sudahlah. Yang jelas, analoginya gini: udah di angkat setinggi-tingginya, tiba-tiba.. GUBRAK! Langsung jatuh! Iya, gitu! Bukunya PHP! Bagaimana dengan filmnya ini?

Berbeda! Itu dia. Konsep yang berbeda dari buku ini ternyata baru muncul di ending. Nah, bagaimana kesanku setelah nonton ending dengan konsep berbeda ini? Ternyata jauh lebih parah dari bukunya. Udah di angkat setinggi-tinggi-tinggi-tingginya, tiba-tiba.. GUBRAK PRANG AGDJSAHDJHJ! Langsung jatuh sedalam-dalamnya! :(

(SPOILER ALERT!!)
Perangnya memang terjadi. Itu yang buat aku langsung duduk 90 derajat! Yang bikin aku kaget sampai nggak tega lihatnya itu saat Aro memenggal kepala Carlisle. Aduh.. aduh.. Carlisle.. kenapa harus Carlisle? Begitu ungkapku saat menyaksikan awal yang menegangkan ini. Kemudian, keadaan jadi kacau. Perang yang awalnya hanya di imajinasiku saja, ternyata bisa kulihat dengan mata sendiri. Jujur, mataku nggak bisa lepas dari adegan demi adegan. Bella dan Jane yang saling adu kekuatan: Jane dengan 'pain' andalannya sedangkan Bella dengan perisai yang melindungi dirinya dan keluarganya. Benjamin yang mulai membelah tanah yang ditutupi salju. Edward juga sempat masuk ke dalam perut bumi ini. Volturi yang mulai kehabisan vampir-vampir andalannya. Marcus dan Caius yang mati dengan kepala terpenggal. Hingga akhirnya Bella dan Edward bekerja sama memenggal kepala Aro kemudian membakarnya. Sayangnya, kejadian barusan hanya akan terjadi jika Volturi bersikeras melawan Cullen dkk. Kejadian barusan hanyalah dalam penglihatan Alice yang dibaca oleh Aro (aku yakin Edward juga membaca pikiran Alice). Haduuuh.. padahal udah seru gitu. -_____-"


Well.. film ini boleh jadi tidak semenakjubkan yang kalian kira. Ada yang suka dengan ending-nya. Ada juga yang kecewa, seperti aku. Namun, film ini layak ditonton, kok. Recommended bagi fans berat Twilight Saga yang nggak sabar sama ending cerita ini (atau mungkin kalian masih pengin cerita ini dilanjutin? Hahaha). Lumayaaan buat hiburan di tengah-tengah kesibukan. Lumayan juga buat ngasih bocoran ini-itu ke temen yang belum pada nonton--mereka yang kepengin nonton dan belum kesampaian. :p

5 komentar:

  1. Astaga lin...caption foto bella edward di awal itu... XD hahahaha
    Ih, bagus nian tauk liin...dak kecewa idaaak :D

    BalasHapus
  2. Pendapat saya justru berbeda. Klo menurut saya justru filmnya lbh bagus dari bukunya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukunya emang datar, itulah yang ngebuat aku makin nge-jleb pas nonton filmnya. :))

      Hapus
  3. Kalau ada kelanjutan kisah cinta antara jacob dan renesmee pasti akan tambah lebih seru lagi, :D

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...