Sabtu, 10 November 2012

Kompas Gramedia 2012: Talkshow 'Aku, Kau, dan Sepucuk Angpau Merah' dan '5 cm'

Harusnya postingan ini di-publish seminggu yang lalu. Yah, maaf deh, ya. Aku orang sibuk. Nggak punya banyak free time. *eh

Jadi pemirsa, tanggal 31 Oktober sampai 4 November 2012 barusan Kompas Gramedia ngadain pameran buku dan media di PSCC, Palembang tentunya. Coba dibaca lagi! Pameran buku dan media. Ahhhhh bukunya rata-rata pada diskon 20% semua, lho. Ada sih, yang diskon 40%, tapi cuman beberapa. Haduh, diskon 20% aja aku udah sibuk ngerogoh tabungan yang uangnya nggak seberapa, apalagi kalau diskon 40% all item? Nekad ngamen kali ya, demi ngedapetin uang buat belanja buku diskonan. (?)

Okay, tadi salah fokus. Sebenarnya bukan mau ngomongin buku diskonan, nanti aja deh terakhiran. Inti utama postingan ini adalah Talkshow Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah dan 5 cm. Ready to know more about this? :))

Dunia Sederhana Tere Liye


"Ada yang mengira saya perempuan?" ujar beliau di awal acara. Dan hampir sebagian dari peserta yang menonton Talkshow tunjuk tangan meng-iya-kan. Nah, kalau Mama lagi di sana, dia pasti tunjuk tangan juga sambil protes, "Lho, kok Tere Liye cowok sih?" -____-

Di sini Tere Liye menjelaskan sederhananya dunia kepenulisan Tere Liye. Dan penjelasan tentu saja difokuskan pada Aku, Kau, dan Sepucuk Angpau Merah ini. Aku baru tahu kalau novel-novel Tere Liye pernah di-share secara online oleh Tere Liye sendiri. Beliau juga bilang kalau setiap ending novel yang beliau terbitkan terkadang tidak sesuai dengan ending novel yang ia shared secara online. :o

Mau tahu sedikit informasi mengenai Aku, Kau, dan Sepucuk Angpau Merah? Ternyata, novel ini harusnya terdiri dari 1000+ halaman, pemirsa. Tapi kemudian ada puluhan ribu kata yang dibuang oleh beliau. Puluhan ribu kata yang dibuang itu kira-kira bisa jadi satu novel sendiri. Kebayang nggak sih, novel ini tebelnya 1000+ halaman gitu? Pasti ampuh untuk nimpuk maling sampai pingsan. :p

By the way, novel-novel yang Anda buat itu terinspirasi dari apa atau siapa, sih?
Sebenarnya, novel-novel saya itu terinspirasi dari kalian. Terkadang ada saja yang sukarela mengirm e-mail, curhat tentang ini-itu. Kalau Angpau Merah ini sendiri, saya terinspirasi dari pengemudi sepit. Nah, di sini ada nggak sih, yang masih suka naik sepit?

Oh.. kalau pengalaman Anda yang sengaja Anda selipkan di novel-novel ini ada nggak? Misalnya pengalaman jatuh cinta, bahkan galau karena cinta.
Ya nggak lah. Kan tadi udah saya bilang, ini terinspirasi dari kalian. Tidak ada unsur pengalaman saya. Nah, coba kita lihat dari Angpau Merah ini, kegalauan Borno, misalnya. Saya tahu aja. Setiap orang pasti pernah galau, meskipun cara mereka menyikapinya berbeda-beda. Nah, kalau ciri-ciri orang jatuh cinta itu saya juga tahu. Contoh, sms dari orang yang kita suka disimpan melulu meskipun sms-nya cuman, "Ini siapa sih?" dan beragam tingkah konyol lainnya.

Ternyata memang sederhana. Tapi, kok bisa ya jadi luar biasa gitu? Tolong di-share dong rahasia menulis ala Tere Liye!
Sebenarnya, kunci utama dari menulis itu adalah latihan terus menerus. Nggak usah buat novel yang besar dulu. Mulailah dari hal-hal kecil, seperti menulis cerpen, kemudian cerbung. Bisa juga diawali dengan menulis paling tidak 1000 kata per hari. Saya yakin, kalian semua pasti menulis paling tidak 1000 kata per hari itu, contohnya di twitter, buat status baru di facebook. Coba deh, kalian belajar menulis 1000 kata per hari, tapi jangan seperti update status tadi. Pokoknya menulis, dan jangan dilakukan secara terpaksa! Pernah nggak kalian makan tapi terpaksa? Buang air besar tapi terpaksa? Nah, menulis juga jangan terpaksa..

Pernah nggak sih, kehabisan ide untuk nulis? Misalnya, udah nyampe pertengahan novel, tapi bingung mau nulis apa lagi.
PERNAH! Setiap penulis pasti pernah kehabisan ide. Saya juga pernah. Coba deh kalian lihat laptop saya. Di sana banyak baaaaanget bangkai tulisan hahaha.

Yah, Tere Liye aja bisa kehabisan ide, apalagi aku yang amatir bangeeeet. Bukan 'banyak banget' lagi, tapi seluruhnya bangkai tulisan nih. *lirik laptop sendiri* -,-

Sebenarnya masih banyak lagi obrolan bersama Tere Liye, tapi sayang aku udah lupa. Tapi yang jelas, menjelang akhir, ada satu kalimat dari Tere Liye yang aku ingat. Kira-kira seperti ini (CMIIW):

Dunia akan lebih baik kalau lebih banyak penulis daripada pembicara.
Talkshow ini ada game-nya juga, lho. Lima orang maju ke depan dalam hitungan ketiga. Peraturannya nggak disebutin sebelum terpilih lima orang (dipilih oleh panitia: siapa yang tunjuk tangan duluan!). Aku nggak tunjuk tangan, alasannya karena nggak tahu tuh game-nya ngapain. Ini nih, ciri-ciri orang yang nggak berani mengambil resiko. Jangan tiru aku, ya. :)

Di akhir Talkshow Sepucuk Angpau Merah ini, ada sesi signing juga. Syukurlah ada, soalnya aku udah bawa buku berat-berat eheheh. Sayangnya nggak ada sesi foto bareng. Jadinya begini deh, nyolong-nyolong foto. Maaf ya, Mas Tere. :p

hayo tebak, aku yang mana? :)

You know what? Pas selesai signing, aku bergumam di bawah AC, "Akhirnya bisa ketemu Tere Liye, penulis yang selalu membuatku terharu akan karya-karyanya." ;))

5 cm yang Penuh Rintangan


Aku nggak akan banyak cerita mengenai yang satu ini. Bukan! Bukan karena aku nggak suka novel 5 cm. tapi karena terpesona sama Fedi Nuril-nya. (?) Well, sebenarnya aku nggak tahu apa-apa kok tiba-tiba ada Fedi Nuril dkk di sana, aku kira cuman ada Donny Dhirgantoro doang. Surprise.. surprise.. *eh

Jadi, di talkshow ini mereka cerita mengenai 5 cm the movie yang akan tayang tanggal 12 Desember 2012 dan masa-masa syuting di Semeru. Aku berani jamin salah satu temenku yang nonton bareng talkshow sama aku itu tambah mupeng deh sama all of the things about mendaki gunung!

Yang aku ingat dengan jelas, Fedi Nuril dkk jarang mandi selama di gunung, kedinginan, terkena flu dan batuk-batuk juga, tambah kurus, Fedi dan Denny nggak sengaja ngelihat macan (entah beneran atau jadi-jadian, dua-duanya nggak ada yang bikin kita ngerasa aman pastinya), dan.. susah menemukan tempat untuk buang hajat! Tapi pemirsa, yang pantas membuat mereka dapat jempol dari kita-kita karena mereka berhasil melewati tantangan-tantangan di gunung! Salut banget, deh. *nyodorin jempol tangan sama kaki*

At the end, para penonton talkshow yang membludak berebutan foto bareng sama Donny dan para artis 5 cm. Aku nggak ikutan foto. Aku malah duduk di kursi yang-syukurlah-udah-ditinggalin-orang-yang-rebutan-foto-dan-tanda-tangan. Iya, aku capek banget. Berjam-jam berdiri dengerin mereka jawab pertanyaan ini-itu dari penonton. Aku udah nggak konsentrasi lagi dengerin mereka nanya apaan. Pikiran aku saat itu cuman.. rumah, makan, duduk, duduk, dan duduk! :p

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Well, di akhir postingan ini, aku berniat untuk pamer sedikit buku yang syukurlah terbeli juga meskipun dompet lagi kering-keringnya. Nggak apa-apa deh, minjem uang tabungan liburan dulu huehehe.

1. Cewek!!! by Esti Kinasih
2. Where She Went by Gayle Forman
3. Just So Stories by Rudyard Kipling
4. Good Omens by Neil Gaiman
5. The Book of Lost Things by John Connolly

Semuanya buku lama yang udah dicari tapi nggak ketemu-ketemu. Buku Cewek!!! misalnya, aku udah baca sekuelnya--Still--tapi belum baca ini, soalnya nggak ketemu lagi. Where She Went ini sekuel If I Stay yang udah kucari dimana-mana tapi nggak ketemu. Males mau beli online hehehe. Nah, kalau yang terakhir itu--The Book of Lost Things--sebenarnya udah pernah baca, tapi pinjem dari temen. Karena suka banget sama ceritanya yang suram itu, maka aku berniat untuk membeli buku ini. Kebetulan lagi diskon 25%, langsung comot, deh. :))

Sekian sharing pagi ini. Semoga lain waktu aku bisa posting talkshow lain dengan lebih lengkaaaaap! :D

talkshow photos by Novi
book photo by me

5 komentar:

  1. Wow, laporan yg seru!! Kamu pasti enjoy bgt ya sama acara talkshownya :D

    Yang Cewek - Esti Kinasih itu sejak awal terbit sampe skg uda pernah 3x aku baca karena aku suka bgt kisahnya. Mana ada kisah kejar gunung yg seru abis!! You will love it!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enjoy badaaaaaai~
      Ahahahah.

      Aku juga yakin bakalan suka buku itu, soalnya Mbak Esti pinter banget ngeramu cerita. Sebenernya udah baca (ngintip) berkali2 di prolog Still.. :p

      Hapus
  2. Yuhuuu *numpang lewat*
    Header mu lucukkk :'D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bayar hey, nggak gratis! :p
      Maaciw.. :*
      Hahaha.

      Hapus
  3. gokil...
    perjuangan 5cm yang dahsyat :D

    mampir kekampoeng blogger ya, siapa tahu bermanfaat :D

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...