Aku tertidur di rumahku. ... Lalu dalam sekejap lewat sebuah janji, aku mendapati diriku tengah berbaring dalam sebuah kotak, terkurung suasana gelap gulita. Bukan hanya terjebak dalam tubuh sahabat baikku, tapi tampaknya aku pun berada di dalam peti matinya. (hal. 7)
Judul: Dead Girl in Love
Seri: Dead Girl #3
Penulis: Linda Joy Singleton
Penerjemah: Maria Susanto
Penerbit: Atria
Tahun: 2012
Halaman: 356
ISBN: 978-979-024-384-2
Harga: Rp49.000,-
I rate it 4/5 stars
Kali pertama Amber Borden menjadi seorang Penghuni Sementara, ia terjebak di dalam tubuh cewek paling populer di sekolah, Leah Montgomery. Menjadi Leah yang populer ternyata tak selamanya enak dan Amber lebih memilih menjadi dirinya sendiri daripada Leah yang tersiksa. Kali kedua, Amber terjebak di dalam tubuh kakak pacarnya, Sharayah Rockingham. Menjadi Penghuni Sementara di dalam tubuh Sharayah bukan hanya beradaptasi dengan diri Sharayah yang liar dan dewasa, Amber juga harus berhadapan dengan Penghuni Kegelapan yang mengincarnya, trauma Leah akan cowok bernama Gabe, dan yang paling bikin Amber kesal adalah ia tidak bisa terlalu dekat dengan Eli Rockingham, adiknya Sharayah.
Sekarang, Amber belum benar-benar kembali ke tubuh aslinya. Kini Amber terjebak dalam tubuh sahabatnya sendiri, Alyce. Sebelum memasuki tubuh Alyce dan berbicara dengan Grammy Greta di dunia arwah (yah, sepertinya namanya begitu), Amber yakin ia tidak akan mengalami kesulitan karena kali ini dia sudah tahu siapa yang akan dimasukinya, yaitu tubuh sahabatnya sendiri. Namun, Amber salah sangka. Beberapa detik setelah ia masuk ke dalam tubuh Alyce, Amber sadar bahwa ia dalam masalah yang sama sekali tidak ia mengerti. Tadinya ia menyangka ia akan terbangun dan berada di kamar Alyce yang sudah dikenalnya. Nyatanya ia berada di dalam peti mati yang sempit dan gelap..
Apa sebenarnya yang dilakukan Alyce di peti mati sementara ia masih hidup? Bisakah Amber menjalani misi Penghuni Sementara sebagai Alyce? Apakah Amber, sahabat Alyce sejak kecil, benar-benar mengenal Alyce?

