Showing posts with label Linda Joy Singleton. Show all posts
Showing posts with label Linda Joy Singleton. Show all posts

Monday, 11 November 2013

[REVIEW] Dead Girl in Love

Aku tertidur di rumahku. ... Lalu dalam sekejap lewat sebuah janji, aku mendapati diriku tengah berbaring dalam sebuah kotak, terkurung suasana gelap gulita. Bukan hanya terjebak dalam tubuh sahabat baikku, tapi tampaknya aku pun berada di dalam peti matinya. (hal. 7)

Judul: Dead Girl in Love
Seri: Dead Girl #3
Penulis: Linda Joy Singleton
Penerjemah: Maria Susanto
Penerbit: Atria
Tahun: 2012
Halaman: 356
ISBN: 978-979-024-384-2
Harga: Rp49.000,-
I rate it 4/5 stars


Kali pertama Amber Borden menjadi seorang Penghuni Sementara, ia terjebak di dalam tubuh cewek paling populer di sekolah, Leah Montgomery. Menjadi Leah yang populer ternyata tak selamanya enak dan Amber lebih memilih menjadi dirinya sendiri daripada Leah yang tersiksa. Kali kedua, Amber terjebak di dalam tubuh kakak pacarnya, Sharayah Rockingham. Menjadi Penghuni Sementara di dalam tubuh Sharayah bukan hanya beradaptasi dengan diri Sharayah yang liar dan dewasa, Amber juga harus berhadapan dengan Penghuni Kegelapan yang mengincarnya, trauma Leah akan cowok bernama Gabe, dan yang paling bikin Amber kesal adalah ia tidak bisa terlalu dekat dengan Eli Rockingham, adiknya Sharayah.

Sekarang, Amber belum benar-benar kembali ke tubuh aslinya. Kini Amber terjebak dalam tubuh sahabatnya sendiri, Alyce. Sebelum memasuki tubuh Alyce dan berbicara dengan Grammy Greta di dunia arwah (yah, sepertinya namanya begitu), Amber yakin ia tidak akan mengalami kesulitan karena kali ini dia sudah tahu siapa yang akan dimasukinya, yaitu tubuh sahabatnya sendiri. Namun, Amber salah sangka. Beberapa detik setelah ia masuk ke dalam tubuh Alyce, Amber sadar bahwa ia dalam masalah yang sama sekali tidak ia mengerti. Tadinya ia menyangka ia akan terbangun dan berada di kamar Alyce yang sudah dikenalnya. Nyatanya ia berada di dalam peti mati yang sempit dan gelap..

Apa sebenarnya yang dilakukan Alyce di peti mati sementara ia masih hidup? Bisakah Amber menjalani misi Penghuni Sementara sebagai Alyce? Apakah Amber, sahabat Alyce sejak kecil, benar-benar mengenal Alyce?

Saturday, 9 November 2013

[REVIEW] Dead Girl Dancing

Aku tak percaya, aku berada di tubuh yang salah—lagi! Kata Grammy Greta—nenekku yang mempunyai tugas penting sebagai Pembimbing Orang Mati Suri—, aku punya bakat dalam menolong orang dan aku bisa menjadi Penghuni Sementara yang baik. Aku tidak mengira dia akan mengubahku menjadi orang lain secepat ini—apalagi untuk masuk ke tubuh kakak pacarku, Sharayah. (hal. 7)

Judul: Dead Girl Dancing
Seri: Dead Girl #2
Penulis: Linda Joy Singleton
Penerjemah: Maria Susanto
Penerbit: Atria
Tahun: 2012 (first published 2009)
Halaman: 352
ISBN: 978-979-024-383-5
Harga: Rp49.000,-
I rate it 3/5 stars


Masih ingat Amber Borden? Seorang cewek yang terobsesi menjadi seorang agen pertunjukan, hobi membaca dan mengutip istilah dalam buku-buku pengembangan diri miliknya, memiliki ketergantungan terhadap makanan (terutama cokelat), baru saja menerima beasiswa, namun sayangnya.. seperti yang kalian ketahui di buku pertama, ia lalu kecelakaan dan mendapati bahwa kemudian jiwanya bukan kembali ke tubuhnya sendiri, melainkan ke tubuh cewek populer di SMA Halsey, yaitu Leah Montgomery.

Itu adalah pengalaman pertama Amber sebagai seorang Penghuni Sementara—tinggal dalam tubuh sang pemilik Jiwa Asli selagi si Jiwa Asli beristirahat dari krisis kehidupan yang sedang dialaminya dan mengikuti rencana yang ingin dilakukan oleh Jiwa Asli. Setelah menjadi Leah, kini ia tidak menjadi dirinya sendiri (lagi) dan gagal untuk pergi kencan dengan pacarnya, seorang cowok baik dan manis bernama Eli Rockingham. Ia lagi-lagi menjadi seorang Penghuni Sementara. Parahnya, kini ia berada dalam tubuh Sharayah Rockingham, kakak perempuan Eli yang tinggal di sebuah asrama di San Jose dan tidak berhubungan baik dengan keluarga Rockingham.

Apa yang akan dilakukan Amber ketika mendapati kenyataan bahwa ia terjebak dalam tubuh kakak pacarnya?

Sunday, 22 April 2012

[REVIEW] Dead Girl Walking (Dead Girl #1)


Title : Dead Girl Walking
Author : Linda Joy Singleton
Translator : Maria Susanto
Publisher : Atria
Edition : Indonesian Language
Year : 2012 (First Publish: 2009)
Page : 382
ISBN : 978-979-024-377-4

Aku adalah jiwa tanpa rumah; satu-satunya identitas yang kumiliki adalah yang secara tidak sengaja telah kucuri. ~Amber(page 236)

Amber Borden selalu kesulitan menentukan arah. Tidak peduli dia sudah berusaha berjalan ke arah yang benar, tapi nasib selalu membawanya ke arah yang salah. Ah ya.. mungkin inilah kekurangan terburuk yang dimilikinya. Meskipun sebenarnya dia menyadari bahwa dia punya banyak kekurangan. Paha besar dan jerawat yang selalu muncul saat datang bulan adalah ancaman serius. Belum lagi badannya yang tidak proporsional dan dia.. mempunyai dada rata, tidak seperti anak perempuan lain di SMA Halsey. Amber tidak populer dan tidak tahu-menahu atau peduli mengenai fashion. Seorang menyedihkan yang memiliki kelebihan dalam matematika dan mempunyai dua orang teman (Dustin Cole dan Alyce Perfetti) yang sama-sama membangun sebuah klub bernama HHC (Halsey Hospitality Club) untuk menyambut anak baru di sekolah. Yah, itu tidak buruk. Sebenarnya, Amber berpikir hidupnya lebih baik sebelum si kembar-tiga lahir dari perut ibunya. Satu lagi yang menjadi ciri khas Amber, dia suka sekali makan.

Saat segala sesuatunya gagal: Makan. ~Amber(page 168)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...