“Jatuh cinta itu seperti apa?”“Kalau menurutku.. pertama, jantungmu berdebar kencang hanya dengan melihat orang yang kau suka. Kedua, saat sedang bersama-sama, waktu berjalan terasa cepat. Ketiga, kau selalu ingin bersamanya.” (hal. 109)
Judul: Oppa&I: Love Signs
Seri: Oppa&I #3
Penulis: Orizuka dan Lia Indra Andriana
Penerbit: Penerbit Haru
Tahun: 2013
Halaman: 220
ISBN: 978-602-7742-27-7
Harga: Rp39.000,-
I rate it 4/5 stars
Review buku sebelumnya:
Rasanya bahagia sekali saat kemarin menerima buku ini dari Haru. Iya, aku salah satu penggemar seri Oppa&I (penggemar garis keras Seung Won, tepatnya) dan betapa antusiasnya aku saat menerima buku ini di saat-saat pertama. Malamnya, karena mati listrik, materi uas ada di laptop yang-kalau-dihidupin-tanpa-listrik-semenit-kemudian-bakal-mati, dan nggak bisa ngapa-ngapain lagi selain tidur, buku ini melambai-lambaikan tangan ke arahku. Merayu untuk segera dibaca. Aku pun meladeni rayuan Oppa&I: Love Signs. Kebetulan bukunya tipis. Kebetulan kadar kangenku ke Seung Won sudah melebihi batas normal. Dan kebetulan review buku ini pun akan segera ditagih. :p
Bahu Jae In melorot setelah membaca artikel itu. Jantungnya seperti berhenti berdetak. Matanya menatap kosong foto-foto ala paparazzi saat ia membekap mulut Seung Won, bercanda soal bekal, dan akhirnya naik bersama anak laki-laki itu dengan lift. (hal. 18)
Park Jae In dan Park Jae Kwon, kembar flaternal yang memiliki sifat berbeda 180 derajat itu, kini telah duduk di bangku 12 SMA. Tapi di sini bukan mau fokus ke suneung atau sibuknya Jae In dan Jae Kwon menentukan perguruan tinggi mana yang akan mereka tuju nanti. Itu hanya sebagian kecilnya saja. Yang jadi fokus di Love Signs adalah perasaannya Jae In.

