Selasa, 28 Februari 2017

[REVIEW] The Princess Saves Herself in This One

the princess
locked herself away
in the highest tower,
hoping a knight
in shining armor
would come to her
rescue. 
- i didn't realize i could be my own knight.

Judul: The Princess Saves Herself in This One
Penulis: Amanda Lovelace
Penerbit: CreateSpace
Tahun: 2016
Halaman: 156
ISBN: 978-153-2913-68-6
I rate it 4/5 stars

Buku puisi yang tipis ini langsung menarik perhatianku hanya dengan sampul super simpel dan judul yang menurutku unik. Tapi, isinya nggak se-biasa itu. Aku suka buku ini. Meski bukan buku puisi paling keren, aku betah membaca buku ini berulang-ulang tanpa bosan.

The Princess Saves Herself in This One dibagi menjadi 4 stages: the princess, the damsel, the queen, you. Aku bilangnya stages, bukan part atau bab, karena isi dari buku ini memang 4 tahap warna-warni kehidupan, imo. Jadi, beginilah menurutku isi dari buku puisi ini..

sticks & stones
never broke
                            my bones,
but words
made me
starve myself
until
                            you could
                            see   all   of
                    them
- skin & bone.

the princess
Aku mikirnya 'the princess' ini kayak pengin selalu terlihat baik di mata orang lain. Sama lah seperti seorang putri yang memang harus terlihat sempurna. Untuk meninggalkan kesan yang baik, ia rela ngelakuin apa aja meski bikin diri sendiri susah. Tapi, meski sudah melakukan pengorbanan sedemikian rupa, 'the princess' nggak selalu bisa membuat seseorang terkesan. Do u need a savior, princess? Yes, you are. But please have in mind, you can rescue yourself if you can accept who you really are first. ;)

Stage satu ini menurutku cukup untuk menggambarkan masa abege yang suka banget sama pencitraan. Yah, aku juga pernah pencitraan sih. :p Selain itu, di stage ini juga bercerita tentang first love~

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...